Wednesday, August 24, 2016

AL FASSALAM

Dalam suatu hadits qudsi, Allah SWT berfirman “Jikalau seseorang hamba itu mendekat pada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan bergegas.” (HR. Bukhari)
Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita, bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu. Orang yang terbiasa berbuat maksiyat, maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. Sebaliknya orang yang suka sholat berjamaah ke masjid, maka dia akan ramah ke tetangganya, rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya.
Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik, maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya.
Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. Semakin kita terbiasa berbuat baik, maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Agar manusia terbiasa beribadah, maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu seperti sholat lima kali dalam sehari, puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan.
Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok, akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. Setelah mobil tersesebut bergerak, diperlukan daya dorong yang kecil. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik, padahal perbuakan baik janganlah ditunda. Kalau kita ada keinginan untuk menunda, maka tundalah untuk menunda. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw:
“Bersegeralah untuk beramal, jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa, kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas, sakit yang merusakmu, usia lanjut yang membuatmu pikun, kematian yang tiba-tiba menjemputmu, dajjal, suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu, saat kiamat, saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih.” (HR. Tirmidzi)
Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. Oleh sebab itu, kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Bahkan untuk menguatkan hati, kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat.
“Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari.” (QS. Al Israa’ 41)
Jadi, mulailah perbuatan baik yang ingin anda lakukan sekarang dan jangan ditunda. Kalau belum yakin, perluas dan perdalam ilmu agar kita semakin yakin.
Wallahu a’lam bish showab.

AL FASSALAM











Monday, August 22, 2016

bambang-do-wang
Ada yang inbox saya mau umrah Ramadhan, tapi tertipu. Padahal di situ ada ustad MB yang pernah memberi ceramah di kantor saya 10 tahun lalu. Cuma setelah itu tak ada kontak lagi.
Tidak nyangka juga sih kok bisa begitu.
Jadi yang mau umrah / haji harus hati2. Perhatikan track record Biro Umrah / Hajinya itu sudah biasa memberangkatkan jemaah apa belum? Jangan terpaku pada figur. Bisa saja dia itu selebriti atau ustad terkenal, tapi manajemen Biro Umrah / Hajinya dodol.
Jangan terpaku pada harga termurah. Ini identik dgn pelayanan. Khawatirnya nanti tiket pesawat dan hotel di sana tidak terbeli dan anda terlantar. Bisa juga memang ada penipu dan memasang harga termurah, misalnya cuma 70% dari harga yang paling murah agar bisa orang2 tertarik. Dia tahu dgn uang sebesar itu, tak mungkin dia bisa memberangkatkan orang untuk umroh/haji.
Saya pribadi ada mengenal beberapa biro Umrah dan Haji yg memang biasa memberangkatkan orang haji/umrah. Biayanya ada yang menengah / sedang. Ada juga yang mahal. Tergantung hotelnya bintang berapa. Meski saya merekomendasikan yang menengah saja.
Agar tidak tertipu, pilih Biro Haji dan Biro Umrah yang terpercaya. Harganya mungkin mahal atau tidak semurah yang anda inginkan, tapi yang penting anda bisa berangkat haji atau umrah. Tapi jika terlalu murah dan tidak berangkat juga untuk apa?
Pilih Biro Haji dan Umrah yang sudah lama dan berpengalaman menyelenggarakan Haji dan Umrah. Jika sudah lama, insya Allah baik sebab sudah berpengalaman dan terbukti. Jika jelek, tentu sudah lama tutup. Kalau masih baru, selain belum pengalaman kita juga tidak tahu apakah bagus atau buruk? Apakah bisa bertahan lama?
Biro Haji tersebut selain sudah berpengalaman cukup lama juga memiliki izin Haji dan Umrah serta terdaftar di berbagai asosiasi Haji dan Umrah. Ini contohnya:
Contoh
Jika kita lihat di sini:
http://munatour.co.id/manajemen-munatour
Pengalaman perusahaan tsb sudah 15 tahun. Ada Akte Notaris, NPWP, Izin Haji dan Umrah, SIUP, dsb. Ini adalah beberapa tanda bahwa Biro Haji atau Umrah tsb kemungkinan bisa diandalkan. Jadi jika anda hendak berhaji atau umrah, coba periksa kelengkapan dokumen / izin biro tsb seperti di atas. Ini sekedar perbandingan / contoh saja.
Karena saya pernah merekomendasikan ustad ini karena ceramahnya 10 tahun lalu bagus di satu website, khawatirnya saya dikira temannya. Padahal cuma sekali itu saya mengundang ustad X ini ceramah berdasar referensi dari guru saya. Ceramah bagus, kelakuan belum tentu…
Bukan menakut-nakuti, cuma kisah calon jemaah haji atau umrah yang tertipu itu banyak. Sudah ratusan ribu yang tertipu. Jadi hati-hati.
3 Bulan Terakhir, 10.770 Calon Jamaah Umrah Tertipu
http://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/16/03/08/o3q2x8313-3-bulan-terakhir-10770-calon-jamaah-umrah-tertipu
Ratusan Calon Jamaah Umrah Tertipu
http://news.okezone.com/read/2015/12/18/338/1270113/ratusan-calon-jamaah-umrah-tertipu
300 calon haji diduga tertipu sebuah yayasan
http://www.antaranews.com/berita/493516/300-calon-haji-diduga-tertipu-sebuah-yayasan


Membangun Iman
Gerakan Pemurtadan seperti Kristenisasi amat deras. Mereka ketuk rumah penduduk dari pintu ke pintu sambil mengajak dialog dan menawarkan buku2. Tak jarang mereka kutip ayat2 Al Qur’an dengan tafsir mereka sendiri. Seperti “Ikutilah aku”, mereka tafsirkan agar kita mengikuti Yesus. Dari situlah selama 17 tahun lebih saya menulis artikel2 Islam di internet yang khususnya berkaitan dgn Aqidah / Iman agar aqidah ummat Islam tetap kuat. Tidak mudah menjadi murtad. Alhamdulillah komentar pembacanya cukup positif. Bahkan ada orang yang mau pindah agama keluar, setelah membaca tulisan “Perbandingan Agama”, dia tidak jadi murtad dan berterimakasih lewat komentarnya. Tak jarang orang keluar dari Islam karena ilmunya tentang Tuhan ummat Islam dan Tuhan agama yang akan dia anut itu dangkal. Tidak dalam. Murtad karena kebodohan. Karena kejahilan.
Oleh karena itulah saya selama belasan tahun menulis tentang Iman. Di antaranya:
Bukti Tuhan itu Ada

Banyak orang jadi Atheist karena tidak percaya jika Tuhan itu ada. Di sini diberikan bukti2 secara logika / aqli dan juga naqli / Al Qur’an bahwa Tuhan itu ada.
Sifat 20: Sifat Allah yang Penting dan Wajib Kita Ketahui

Di sini dijelaskan sifat2 Tuhan yang sejati dan yang palsu. Misalnya Tuhan itu pasti Hidup. Jika mati, berarti bukan Tuhan. Tuhan itu pasti Kekal (Baqo’). Jika Fana’/tidak kekal, pasti bukan Tuhan. Tuhan itu pasti Qidam (terdahulu). Jika lahir belakangan setelah makhlukNya seperti bumi, Nabi Adam, dsb, pasti bukan Tuhan. Dsb.
Ini dari Kitab Sifat 20 Imam Asy’ari.
Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan Modern

Di sini dijelaskan Mukjizat Al Qur’an yang zaman dulu dianggap tidak mungkin seperti Gunung yang bergerak bergerak, ternyata di zaman sekarang Sains membuktikan itu benar. Ini adalah kompilasi dari buku “Bible, Qur’an, dan Sains Modern” (Prof Dr Maurice Bucaille) dan Mukjizat Al Qur’an (Dr Quraish Shihab) dsb.
Perbandingan Agama Yahudi, Kristen, dan Islam

Perbandingan agama ini hasil bacaan saya dari buku “The Choice” Ahmed Deedat dgn buku2 Ustad Ihsan L Mokoginta dsb.
Komentar seorang pembacanya:
Virdha Rachma Sari:
Astaghfirullah, aku sempat beniat untuk pindah agama .
Ya Allah ampuni aku .
Setelah membaca ini semua aku sadar bahwa tiada Tuhan selain Engkau .
Ampuni akuuu :(
Keutamaan Ilmu
“Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim (Muslim lelaki dan Muslim perempuan).” (HR. Ibnu Majah)
Pada masa awal Islam dibangun badan2 pendidikan dan penelitian yang terpadu. Observatorium pertama didirikan di Damaskus pada tahun 707 oleh Khalifah Amawi Abdul Malik. Universitas Eropa 2 atau 3 abad kemudian seperti Universitas Paris dan Univesitas Oxford semuanya didirikan menurut model Islam.
Para ilmuwan Islam seperti Al Khawarizmi memperkenalkan “Angka Arab” (Arabic Numeral) untuk menggantikan sistem bilangan Romawi yang kaku. Bayangkan bagaimana ilmu Matematika atau Akunting bisa berkembang tanpa adanya sistem “Angka Arab” yang diperkenalkan oleh ummat Islam ke Eropa. Kita mungkin bisa menuliskan angka 3 dengan mudah memakai angka Romawi, yaitu “III,” tapi coba tulis angka 879.094.234.453.340 ke dalam angka Romawi. Bingungkan? Jadi para ahli matematika dan akuntan haruslah berterimakasih pada orang-orang Islam, he he he..:) Selain itu berkat Islam pulalah maka para ilmuwan sekarang bisa menemukan komputer yang menggunakan binary digit (0 dan 1) sebagai basis perhitungannya, kalau dengan angka Romawi (yang tak mengenal angka 0), tak mungkin hal itu bisa terjadi.
Selain itu Al Khawarizmi juga memperkenalkan ilmu Algorithm (yang diambil dari namanya) dan juga Aljabar (Algebra).
Omar Khayam menciptakan teori tentang angka2 “irrational” serta menulis suatu buku sistematik tentang Mu’adalah (equation).
Di dalam ilmu Astronomi ummat Islam juga maju. Al Batani menghitung enklinasi ekleptik: 23.35 derajad (pengukuran sekarang 23,27 derajad).
Dunia juga mengenal Ibnu Sina (Avicenna) yang karyanya Al Qanun fit Thibbi diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerard de Cremone (meninggal tahun 1187), yang sampai zaman Renaissance tetap jadi textbook di fakultas kedokteran Eropa.

Keutamaan Ilmu ini dirangkum dari berbagai kitab seperti “Ihya ‘Uluumuddiin” (Imam Al Ghazali), Janji2 Islam (Dr Roger Garaudy), Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Bulughul Marom, dsb.
Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir
Di bawah adalah dalil Nabi Muhammad Nabi dan Rasul terakhir dan tidak ada Nabi sesudahnya. Ini adalah dalil-dalil dari Al Qur’an dan Hadits yang mematahkan argumen kelompok Ahmadiyah yang menyatakan Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi.
Ketika disodorkan ayat: QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak salah seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”. ada yang berargumen bahwa Nabi Muhammad hanya Nabi terakhir. Bukan Rasul terakhir. Namun hadits di bawah menunjukkan bahwa Nabi Muhammad bukan hanya Nabi terakhir, tapi juga Rasul terakhir:
Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).


Subscribe

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts